Penting Nggak Sih Zie? Penting Nggak Ya?

November 21, 2007 ziesaja

Tags:

Sore ini aku merenung, sepertinya ada beberapa yang berubah pada diri ini. Zie yang dulu cuek bebek dengan yang namanya penampilan. Zie yang lebih suka keliling toko buku dan menghabiskan waktu di sana sampe-sampe lupa waktu. Zie yang…

            Entah awalnya bagaimana, diri ini mulai suka merhatiin penampilan n suka beli baju. Kegiatan yang rasanya aneh kalau seorang Zie bisa seperti itu. Zie yang anti belanja baju. Zie yang terkenal dengan pakaian yang itu-itu saja (dari beberapa teman kos, bajukulah yang paling sedikit), yang selalu pake tas ijo, dan jilbab lebar yang instant. Pokoknya yang praktis deh!

            Sekarang…ehm bisa dilihat sendiri deh.

            Setelah memutar memory barang sejenak. Mengingat peristiwa demi peristiwa yang terjadi. Menelusuri aktivitas-aktivitas terakhirku… akhirnya aku tahu mengapa hal ini bisa terjadi padaku. Sampai-sampai ibulah yang rajin beliin baju buat diri ini. Memang bukan sebuah rahasia lagi kalau Zie itu paling males beli baju!

            Ingatanku melayang pada siang itu, saat aku dibonceng seorang teman. Tiba-tiba dari belokan belakang (radius beberapa meter) ada yang meneriaki namaku. Zie! Akupun menoleh ternyata pak ketua FLP.  Padahal jaraknya lumayan jauh lho! Nglewati belokan bahkan. Tapi mengapa dia langsung kalau itu aku? Ternyata setelah kukonfirmasi ternyata dia hapal baju dan jilbabku. Glodak… ta’ kira apa…ternyata.

            Trus suatu sore di Brawijaya, ketika perjalanan untuk rapat FLP. Aku berjalan dengan beberapa teman. Tiba-tiba dari arah belakang ada seorang teman berteriak memanggil namaku. Satu lagi yang harus diingat, jarak kami lumayan jauh! Sampe-sampe teman seperjalananku bertanya, “Dia kok bisa hapal banget ma kamu?”

            “Nggak tahu juga,” jawabku.

Tapi ternyata usut punya usut ini karena dia hapal tasku. Waaa…

Kejadian berikutnya adalah pondok Ramadhan kemarin. Aku lupa nggak bawa baju banyak, coz yang ada di jadwal diri ini cuma ngisi dua hari. Eee…ternyata empat hari!

Waduh gimana ini? Balik ke Malang? Jelas nggak mungkin! Alhamdulillah muncullah beberapa ide untuk me-matching-kan bajuku, selain harus nyuci baju sepulang acara. Hingga akhirnya mentok dan mengharuskan pake jaket.

Terakhir karena petuah seorang kakak yang baru kukenal, “Zie…jangan hanya beli buku saja. Buku memang penting tapi baju juga penting! Kamukan perempuan, jaga penampilan itu harus!” Oooo gitu ya…

Ehm ternyata aku perlu anggaran khusus untuk menambah koleksi baju! Apalagi saat ini adalah sibuk-sibuknya kerja sambil kuliah. Dan yang paling penting! Sekarang adalah musim hujan!

10 November 2007

Menggores tinta menabur makna

Entry Filed under: kisahku

Leave a Comment

Required

Required, hidden



Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed

Pages

Categories

Calendar

November 2007
S S R K J S M
     
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Most Recent Posts